Jumat, 08 Januari 2016

Nih Contoh Proposal Program KKN

TEMA            :       PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG
     KESEHATAN DAN PENDIDIKAN

PENINGKATAN KUALITAS MCK DAN BIMBINGAN BELAJAR


SADHAR

LOKASI
DUSUN JELOK, RT 04,05,06/ RW 03, DESA WATUGAJAH, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL


Diajukan kepada Pusat Kuliah Kerja Nyata
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Universitas Sanata Dharma


Diusulkan oleh:
Kelompok       :     40
Dusun              :     Jelok
Desa                :     Watugajah
Kecamatan      :     Gedangsari




DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I           LATAR BELAKANG DAN TUJUAN
A.      Latar Belakang
B.       Perumusan Tujuan Kegiatan dan Indikator Capaian
BAB II         MEKANISME DAN RANCANGAN PELAKSANAAN
A.      Kelompok Sasaran
B.       Mekanisme dan Rancangan Pelaksanaan Program
C.      Peran Serta Masyarakat
D.      Keberlanjutan Program
BAB III       ANGGARAN
LAMPIRAN     
                     Lampiran 1 Peta Lokasi Pedukuhan Tempat Dilaksanakan Program
                     Lampiran 2 Susunan Panitia Pelaksana Program




BAB I
LATAR BELAKANG DAN TUJUAN

A.    Latar Belakang
1.      Gambaran singkat tema
Pedukuhan Jelok merupakan bagian dari desa Watugajah, kecamatan Gedangsari, kabupaten Gunungkidul. Secara umum, Jelok memiliki kondisi iklim tropis kering, dengan topografi wilayah yang didominasi oleh daerah bebatuan. Pedukuhan Jelok juga memiliki kontur tanah yang tidak rata. Wilayah ini banyak didominasi oleh tumbuhan besar seperti pohon jati, munggur, dll. Selain itu, rendahnya curah hujan juga menjadikan pedukuhan ini terlihat kering dan gersang.
Pedukuhan Jelok dihuni oleh 1369 jiwa yang terdiri dari 670 laki-laki dan 699 perempuan. Secara administratif, pedukuhan Jelok tersusun atas sepuluh RT dan satu RW. Bagian timur berbatasan dengan wilayah Desa Tegalrejo. Pada bagian barat berbatasan dengan Pedukuhan Gunungcilik. Sedangkan pada bagian utara, berbatasan dengan wilayah Klaten dan pada bagian selatan berbatasan dengan wilayah Watugajah.
Mayoritas warga pedukuhan Jelok bermatapencaharian sebagai petani dan buruh. Kemungkinan hal ini disebabkan karena tingkat pendidikan warga dusun Jelok yang masih rendah. Sebagian besar warga pedukuhan Jelok hanya mengenyam pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD). Masyarakat di pedukuhan Jelok juga memiliki pengetahuan umum yang kurang memadai. Kemungkinan hal ini disebabkan karena minimnya informasi yang didapat masyarakat dari luar daerahnya. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan juga masih kurang. Hal ini terlihat dari kurangnya MCK yang memadai. Selain itu, persediaan air yang terbatas juga memberikan kesulitan bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih.
2.      Rumusan masalah
Dari latarbelakang di atas, dapat disimpulkan beberapa rumusan masalah. Pertama adalah bagaimana cara untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pendidikan. Hal ini penting untuk diupayakan bersama dalam rangka menumbuhkan pemahaman konseptual tentang vitalnya peran kesehatan dan pendidikan pada saat ini. Kedua adalah bagaimana aksi nyata dalam membiasakan pola hidup sehat. Hal ini berkaitan erat dengan pembiasaan diri atau pengkondisian perilaku masyarakat yang bersih, sehat, dan nyaman. Ketiga adalah bagaimana cara yang efektif dan relevan untuk meningkatkan prestasi belajar anak. Berawal dari bimbingan kepada generasi muda, masyarakat memiliki peluang yang besar untuk membangun dan mengembangkan potensi mereka sendiri.        
3.      Analisa SWOT
Berikut ini adalah kekuatan-kekuatan (strengths), kelemahan-kelemahan (weakness), kesempatan-kesempatan (opportunities), dan ancaman-ancaman (threats) dari Pedukuhan Jelok:
S    (1) Sebagian besar masyarakat memiliki keterampilan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan fisik, (2) Kekerabatan yang masih kental di dalam masyarakat, terutama pada ibu-ibu seperti PKK, Posyandu, Arisan, dan jiwa gotong royong yang cukup tinggi, (3) Kemauan anak untuk mempelajari hal-hal yang baru.
(1) Jarak tempuh yang jauh, (2) Akses atau kondisi jalan yang buruk, (3) Penerangan yang minim, (4) Sumber air bersih yang sulit didapat, (5) Minimnya warga yang memiliki MCK, (6) Banyaknya pernikahan usia dini, (7) Jarak tempuh sekolah yang jauh, (8) Akses komunikasi dan internet yang kurang memadai, (9) Minimnya lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan MCK.
O   (1) Pemberian bimbingan belajar, (2) Pengajuan proposal pembuatan MCK.
T   (1) Banyaknya kepentingan lain seperti kepentingan politik, sosial, ekonomi, dan agama, (2) Perbedaan pandangan di dalam masyarakat, (3) Pemikiran masyarakat yang masih memegang teguh tradisi.




B.     Perumusan Tujuan Kegiatan dan Indikator Capaian
Tabel Tujuan, Kegiatan dan Indikator
No
Kegiatan
Sub Kegiatan
Tujuan
Indikator
1

Peningkatan Kualitas Kesehatan
Pemberian kuisioner terkait pola hidup sehat
Melihat pola hidup masyarakat
Adanya perubahan yang terlihat dari
 kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan
Penyuluhan terkait pola hidup sehat
Memberikan informasi terkait pola hidup sehat 
Kehadiran warga dalam penyuluhan
Pengadaan poster terkait hidup sehat
Menanamkan hidup sehat
Hasil kuisioner setelah kegiatan
Penyusunan proposal terkait pengadaan MCK
Meningkatnya kualitas hidup masyarakat
Proposal masuk ke lembaga pemerintah setempat
Penyusunan proposal terkait pemeriksaan kesehatan gratis
Meningkatnya kualitas hidup masyarakat
Proposal masuk ke lembaga kesehatan setempat
2






Bimbingan Belajar (Pendidikan)
Bimbingan belajar terkait pendidikan Al-Quran
Meningkatnya kesadaran anak-anak untuk belajar Al-Quran
Kehadiran anak-anak dalam mengikuti pendidikan Al-Quran
Bimbingan belajar dibidang Bahasa Inggris
Memberikan pengajaran Bahasa Inggris yang efektif
Adanya perubahan yang terlihat dari hasil evaluasi belajar
Bimbingan belajar dibidang Baca, Tulis, dan Hitung (CALISTUNG)
Meningkatnya kemampuan Baca, Tulis, dan Hitung
Kehadiran anak-anak

Tabel Rencana Ketercapaian Indikator
No
Indikator
Awal
Akhir
1
Adanya perubahan yang terlihat dari kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan
15%
75%
2
Kehadiran warga dalam penyuluhan
NA
20 orang
3
Hasil kuisioner setelah kegiatan
15%
75%
4
Proposal disetujui oleh pemerintah setempat
NA
100%
5
Proposal disetujui oleh lembaga kesehatan setempat
NA
100%
6
Kehadiran anak-anak dalam mengikuti pendidikan Al-Quran
10 orang
20 orang
7
Adanya perubahan yang terlihat dari hasil evaluasi belajar
25%
75%
8
Adanya perubahan yang terlihat dari hasil evaluasi belajar
25%
75%




BAB II
MEKANISME DAN RANCANGAN PELAKSANAAN

A.    Kelompok Sasaran
Secara umum, program yang direncanakan ditujukan kepada masyarakat Pedukuhan Jelok yang berada di wilayah RT 04, 05, dan 06. Secara khusus, program kesehatan ditujukan kepada seluruh warga. Sedangkan, program dibidang pendidikan ditujukan kepada anak-anak usia sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

B.     Mekanisme dan Rancangan Pelaksanaan Program

No

Kegiatan

Mekanisme
Waktu Pelaksanaan
Jumlah Jam Kegiatan
Jumlah Mahasiswa Yang Terlibat
Nama Penanggung Jawab

JKEM
1
Pemberian kuisioner terkait pola hidup sehat
Pembuatan kuisioner
Rabu, 20/08/14
5 jam
6
Pika
30 jam
Pembagian kuisioner (pre-test)
Jumat, 22/08/14
5 jam
6
Pika
30 jam
Pengambilan dan penilaian
Sabtu, 23/08/14
3 jam
6
Pika
18 jam
Pembagian kuisioner (post-test)
Selasa, 09/09/14
5 jam
6
Pika
18 jam
Pengambilan dan penilaian
Kamis, 11/09/14
3 jam
6
Pika
18 jam
2
Penyuluhan terkait pola hidup sehat
Penyuluhan
Minggu, 31/08/14
3 jam
6
Wirna
18 jam
3
Pengadaan poster terkait hidup sehat
Pengadaan poster
Selasa, 02/09/14
3 jam
6
Awang
18 jam
Pemasangan poster
Kamis, Jumat, dan Sabtu (04/09/14 – 06/09/14)
12 jam
6
Awang
72 jam
4
Penyusunan proposal terkait pengadaan MCK
Survei dan observasi
05/08/14 – 13/08/14
27 jam
6
Awang
162 jam
Pembuatan proposal
Kamis, 28/08/14
5 jam
6
Awang
30 jam
5
Penyusunan proposal terkait pemeriksaan kesehatan gratis
Pembuatan proposal
Rabu, 03/09/14
5 jam
6
Wirna
30 jam
6
Bimbingan belajar terkait pendidikan Al-Quran
Pengajaran Al-Quran
Rabu, Jumat, dan Minggu (06/08/14 – 10/09/14)
16 jam
2
Rizki
32 jam
Pengadaan buku prestasi
Minggu, 10/08/14
4,5 jam
6
Rizki
27 jam
Pengajaran Bahasa Inggris
Selasa dan Sabtu (23/08/14 - 06/09/14)
7,5 jam
2
Wuri
15 jam
Evaluasi hasil belajar
Selasa, 09/09/14
1,5 jam
2
Wuri
3jam
8
Bimbingan belajar dibidang Baca, Tulis, dan Hitung (CALISTUNG)
Pre-test
Kamis, 21/08/14
1,5 jam
2
Marta
3 jam
Pengajaran Baca, Tulis, dan Hitung
Senin dan Kamis (dimulai dari tanggal 25/08/14 – 08/09/14)
7,5 jam
2
Marta
15 jam
Evaluasi hasil belajar
Kamis, 11/09/14
1,5 jam
2
Marta
3 jam



Total JKEM



545 jam

C.    Peran Serta Masyarakat
No
Kegiatan
Mekanisme
Wujud partisipasi
1
Pemberian kuisioner terkait pola hidup sehat
Pembuatan kuisioner
Pembagian kuisioner (pre-test)
Pengambilan dan penilaian
Pembagian kuisioner (post-test)
Pengambilan dan penilaian
Pengisian kuisioner
2
Penyuluhan terkait pola hidup sehat
Penyuluhan
-       Menyediakan tempat
-       Partisipasi dan kehadiran warga
3
Pengadaan poster terkait hidup sehat
Pengadaan poster
Pemasangan poster
-       Menyediakan tempat
4
Penyusunan proposal terkait pengadaan MCK
Survei dan observasi
Pembuatan proposal
-       Sebagai sumber informasi
5
Penyusunan proposal terkait pemeriksaan kesehatan gratis
Pembuatan proposal
NA
6
Bimbingan belajar terkait pendidikan Al-Quran
Pengajaran Al-Quran
Pengadaan buku prestasi
-       Menyediakan tempat
-       Partisipasi dan kehadiran
7
Bimbingan belajar dibidang Bahasa Inggris
Pre-test
Pengajaran Bahasa Inggris
Evaluasi hasil belajar
-       Menyediakan tempat
-       Partisipasi dan kehadiran
8
Bimbingan belajar dibidang Baca, Tulis, dan Hitung (CALISTUNG)
Pre-test
Pengajaran Baca, Tulis, dan Hitung
Evaluasi hasil belajar
-       Menyediakan tempat
-       Partisipasi dan kehadiran

D.    Keberlanjutan Program

Setelah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok, diharapkan seluruh masyarakat Pedukuhan Jelok, khususnya warga RT 04, 05, dan 06 secara mandiri dapat memberdayakan kesehatan dan pendidikan. Hal ini dapat diwujudkan dalam ketersediaan MCK yang memadai bagi seluruh warga dan taraf pendidikan yang meningkat.